Kumbang99 Blog

Just another WordPress.com weblog

Mehmet Ali Agca Menghirup Udara Bebas Januari 18, 2010

Filed under: Kumbang News — kumbang99 @ 9:36 pm

Mehmet Ali Agca, pria yang menembak Paus Johanes Paulus II pada 1981, dibebaskan dari penjara pada Senin (18/1/2010), setelah selama 29 tahun ditahan.
Agca melambaikan tangannya kepada para wartawan dari mobil sedan warna biru di antara beberapa konvoi mobil penjemput saat meninggalkan penjara.
Ia menuju rumah sakit militer untuk melakukan pemeriksaan fisik untuk keperluan wajib militer. Namun, laporan rumah sakit militer pada 2006 mengatakan, dia tidak mungkin mampu mengikuti wajib militer.

Hal ini dikarenakan Agca dianggap mengidap penyakit gangguan kepribadian dan memiliki pribadi antisosial yang parah.
Banyak pertanyaan yang dilontarkan pada kehidupan pria berusia 52 tahun ini sehubungan dengan kesehatan mentalnya.
Pertanyaan soal kesehatan mental ini menyangkut perilaku Agca yang sering berteriak dan mengaku bahwa dirinya adalah mesias, sang penyelamat.

Mehmet Ali Agca: Abad Ini Dunia Akan Kiamat

Dalam sebuah pernyataan yang disebarkan pengacaranya dari luar penjara Sincan di pinggiran Ankara, ibu kota Turki, pada Senin (18/1/2010), Mehmet Ali Agca sempat meramalkan soal kiamat.

“Saya katakan bahwa akhir dari dunia ini sudah dekat. Seluruh dunia akan hancur pada abad ini. Setiap manusia akan mati dalam abad ini juga… Aku adalah Kristus, yang kekal,” katanya.

Agca menembak Paus Johanes Paulus II pada 13 Mei 1981, saat Paus berada dalam sebuah mobil terbuka di lapangan Santo Petrus.

Paus terkena peluru di perut, tangan kiri, dan lengan kanan. Meski tiga peluru bersarang di tubuh Paus, peluru tidak mengenai organ pentingnya.

Setelah dinyatakan sehat, Paus Johanes Paulus II mendatangi Agca di penjara Rebibbia, Italia, pada 1983. Dalam pertemuan tersebut, Paus mengatakan kepada Agca bahwa dia telah memaafkan Agca.

Sementara itu, modus penyerangan Agca terhadap Paus tetap belum jelas, meski kemudian sempat dikaitkan dengan jaringan terorisme.

Saat Agca ditangkap beberapa menit setelah serangan, ia mengaku bertindak sendirian. Namun, ia sempat menuduh Bulgaria dan KGB Uni Soviet berada di balik serangan. Namun, penyataan ini kemudian dicabut.

Agca sempat membuat pernyataan dari balik penjara bahwa ia akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang serangan-serangan tersebut setelah ia dibebaskan dari penjara.

Namun, pengacaranya mengatakan bahwa Agca tidak akan memberi pernyataan pada Senin ini. “Untuk sementara, ia akan beristirahat di Ankara, setelah itu Agca akan melakukan perjalanan ke Istanbul,” demikian dilaporkan televisi swasta, NTV.

“Kita tidak akan menghindari media massa. Kami pikir, Agca akan memberi pernyataan dalam beberapa hari mendatang,” kata pengacara Gokay Gultekin.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s