Kumbang99 Blog

Just another WordPress.com weblog

Waspadai Batuk Lebih dari 2 Minggu Januari 19, 2010

Filed under: Kumbang Kesehatan — kumbang99 @ 11:56 am

Batuk adalah reaksi pertahanan tubuh untuk melindungi paru-paru. Gejala ini perlu diwaspadai, apalagi bila berlangsung lebih dari dua minggu. Kenali pula secara cermat berbagai kondisi yang menyertainya, misalnya batuk berdarah.

Januari sering diartikan “hujan sehari-hari”, setelah Desember dianggap sebagai “gede-gedenya sumber”. Sungguh tepat, karena di bulan-bulan ini curah hujan memang tengah mencapai puncaknya.

Saking seringnya air jatuh dari langit di bulan Januari, banyak kota di Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan terendam. Berbagai penyakit langganan, seperti selesma, batuk, diare, demam berdarah pun mewabah. Waspada adalah kata yang tepat untuk mengantisipasi datangnya penyakit itu.

Refleks Pertahanan
Menurut Dr. Pradjna Paramita, MD, FCCP, batuk adalah gerak refleks atau reaksi otomatis pertahanan tubuh untuk melindungi paru-paru. Bila ada benda asing ikut masuk sewaktu menghirup udara lewat saluran pernapasan, otomatis kita akan batuk untuk menghalaunya. Begitu pula bila saluran napas terangsang, misalnya oleh adanya lendir atau dahak, kita juga akan batuk.

Prosesnya adalah, waktu zat pengganggu mencapai reseptor (simpul saraf afferent) batuk di hidung, tenggorokan, atau dada, reseptor tersebut akan menyampaikan pesan ke pusat batuk di otak, yang memberi sinyal supaya tubuh batuk.

Setelah kita menghirup udara, epiglotis (struktur tulang rawan yang bentuknya mirip lidah, menggantung pada larink, dan berperan mencegah masuknya makanan ke saluran napas ketika menelan) serta pita suara akan menutup rapat, sehingga udara dalam paru-paru terjebak.

Otot perut dan dada akan berkontraksi secara kuat sambil menekan sekat rongga badan. Pada akhirnya, pita suara dan epiglotis membuka dengan tiba-tiba, sehingga udara yang terjebak itu meledak keluar.

Sebagai refleks pertahanan tubuh, batuk dapat terjadi akibat beberapa hal misalnya tersedak makanan atau cairan, iritasi asap dan debu. Semprotan pewangi ruangan, insektisida, cat, atau bahan kimia lain, juga makanan dingin, suhu dan udara dingin maupun lembab, dapat pula menyebabkan batuk.

Kurang Dua Minggu
Dr. Mita, begitu spesialis paru dari RSPAD Gatot Subroto ini akrab disapa, menyatakan bahwa batuk yang menyerang orang sehat akibat lingkungan semisal asap rokok, pewangi ruangan atau lainnya, biasanya hanya berlangsung beberapa menit. Bila gangguan dari lingkungan berlangsung lama, bisa menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Gangguan ISPA bisa berbentuk radang hidung (misalnya pilek), radang tenggorok, hingga radang tonsil (amandel).

Batuk karena tenggorokan teriritasi sumber polusi, terkena bakteri atau virus yang menjadi gejala ISPA, merupakan gangguan kesehatan sederhana atau lumrah dijumpai sehari-hari. Normalnya berlangsung kurang dari dua minggu. Namun, bila dibiarkan sampai kronis atau berlangsung lebih dari dua minggu, ISPA bisa menyebabkan infeksi paru-paru (pneumonia). Ini yang harus diwaspadai.

Bila hanya batuk, pilek, flu, amandel, biasanya tidak terlalu berbahaya. Namun, bila sudah disertai napas cepat dan sesak atau bunyi mengi, keluar dahak berwarna keruh, kuning atau hijau, cokelat, abu-abu, apalagi bila ada darah, lalu ditambah nyeri di dada dan suhu tubuh meningkat yang berlangsung lama dan batuk lebih dari dua minggu, pemeriksaan yang lebih intesif perlu segera dilakukan.

“Batuk yang tidak sembuh-sembuh sampai lebih dari dua minggu, kemungkinan merupakan gejala TBC atau asma,” katanya.

Kecap dan Jeruk
Untuk gangguan saluran pernapasan ringan seperti ISPA, obat simptomatik yang sederhana seperti kecap campur jeruk, cukup efektif dan aman. Obat batuk putih maupun hitam yang banyak dijual bebas juga bisa dimanfaatkan.

Bila batuk disertai demam, obat penurun panas akan bisa membantu. Sementara untuk mengatasi sumber masalah atau kumannya, harus minum antibiotik yang diresepkan dokter.  Penderita batuk juga perlu meningkatkan daya tahan tubuh.

“Sedapat mungkin, makan lebih sering dengan gizi seimbang, cukup istirahat, menjaga emosi agar tidak meledak-ledak, ” tutur Dr. Mita.

Daya tahan tubuh yang baik memang sangat diperlukan, sebagai pertahanan diri dalam melawan virus flu. Bila sudah terserang flu, ada baiknya untuk beristirahat selama beberapa hari.

Menyantap sup ayam seperti kebiasaan masyarakat Inggris, sebenarnya dimaksudkan untuk menguatkan daya tahan tubuh. Sup membuat tubuh hangat, apalagi saat suhu udara sedang dingin. Dengan begitu tubuh akan terasa lebih enak dan segar.

Menutupi hidung dan mulut dengan saputangan atau tisu saat batuk, bisa mencegah penyebaran virus ke orang lain. Biasakan mencuci tangan secara teratur untuk melindungi diri dari flu. Juga supaya virus tidak terkumpul di tangan dan menyebar ke orang lain lewat jabat tangan. Suatu penelitian menyatakan, flu lebih banyak terjadi lewat jabat tangan daripada bersin.  Nah lho!

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s