Kumbang99 Blog

Just another WordPress.com weblog

Jangan Panggil Aku “Gendut”! Januari 21, 2010

Filed under: Kumbang oase — kumbang99 @ 11:08 am

Bagi wanita, adalah hal yang sangat sensitif ketika menyangkut berat badan. Apalagi jika itu yang mengkritik berat badannya yang dinilai “gemuk” adalah kekasih atau pasangannya. Mungkin bagi kebanyakan kita, ketika dikritik mengenai berat badan hanya menyangkut masalah perasaan enak-tak enak. Namun, bagi masyarakat Perancis, meledek kekasih dengan sebutan “gemuk/gendut”, bisa dimasukkan ke dalam kategori penyiksaan mental yang mungkin akan berakibat tuntutan hukum.

Dikabarkan oleh situs Aol, bahwa di Perancis, sedang dirumuskan perlindungan untuk melindungi seseorang dari omongan verbal pasangannya. Pasalnya, omongan yang menyakiti bisa diartikan sebagai penyiksaan mental.Yang termasuk dalam penyiksaan mental menyangkut ancaman verbal, termasuk menghina seseorang mengenai berat badan mereka. Namun masih belum jelas apakah peraturan ini akan dikeluarkan atau tidak.

Berlebihankah untuk membuat hukum mengenai masalah semacam ini? Joan C. Chrisler, profesor psikologi di Connecticut College mengatakan, hal ini tidak berlebihan. Dituturkannya kepada situs thatsfit.com, kritikan yang menjatuhkan dari pasangan atau orangtua sangat berpotensi untuk menyakiti hubungan si pemberi komentar dan yang dikomentari.

Studi menunjukkan bahwa meledek atau menggoda anak yang ukuran tubuhnya lebih besar di atas rata-rata bisa menyakitkan dan memarjinalkan anak tersebut. Apalagi ketika komentar tersebut datang dari teman-teman sebaya, orangtua, pelatih olahraga, atau guru. Tak sedikit kasus penyiksaan mental semacam ini berujung kepada terjadinya masalah pola makan pada si anak, misal, bulimia atau anoreksia.

Diajukannya undang-undang hukum ini dianggap penting karena penghinaan dalam sebuah pernikahan bisa menjadi tanda adanya masalah yang lebih besar. Menurut Chrisler, kekerasan pasangan yang intim adalah masalah besar di kebanyakan masyarakat. Kebanyakan penyiksa yang menyakiti pasangannya secara fisik, akan menyakiti juga dari segi psikologis, terutama lewat hinaan dan komentar menyakitkan.

Untuk mereka yang memiliki masalah berat badan, hinaan tak hanya menyakiti kepercayaan diri dan harga diri, tapi juga bisa mengurangi kemauan mereka untuk menurunkan berat badan dan hidup lebih sehat. Jika kepercayaan diri dan harga diri seseorang dilecehkan, orang tersebut akan merasa sulit memotivasi diri. Untuk mengubah perilaku atau kebiasaan tak sehat seseorang, ia harus percaya bahwa ia mampu membuat perubahan. Untuk bisa melakukan perubahan, orang tersebut harus memiliki kepercayaan diri dalam dirinya sendiri.

Bagaimana menurut Anda? Setujukah Anda dengan hukum semacam ini?

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s