Kumbang99 Blog

Just another WordPress.com weblog

Mencari sang Pembobol Januari 21, 2010

Filed under: Kumbang oase — kumbang99 @ 8:22 pm

PEMBOBOL. Dalam kamus besar bahasa Indonesia diartikan sebagai orang yang merusak atau membongkar dengan paksa; orang yang mencuri uang dengan tipu daya. Sedangkan kalau bicara proses, cara, perbuatan membobol, lazim digunakan kata pembobolan.

Dua hari ini kita disuguhi pemberitaan yang bisa dibilang “enak” untuk dikaitkan dengan pembobolan. Satu soal pembobolan ATM nasabah enam bank besar di Tanah Air dan satu lagi fenomena “pembobolan” dubur anak-anak jalanan. Instansi terkait sepertinya sangat responsif untuk mengungkap siapa sebenarnya sang pembobol itu.

Pemerintah daerah, khususnya Pemprov DKI Jakarta, pada Kamis ini akan menggelar razia atau halusnya pendataan anak jalanan. Yang bikin kontroversi adalah, petugas akan memeriksa dubur anak jalanan. Tujuannya pasti mulia, ingin menangani kasus anak jalanan sekaligus untuk mendeteksi siapa pelaku sodomi. Karena bagaimanapun anak jalanan rentan atas kekerasan seksual.

Namun, seakan pengumunan razia dubur anak jalanan ini kurang etis ketika diumumkan secara terbuka ke publik. Rasanya akan terasa aneh dan kurang pas di tengah budaya bangsa, pemeriksaan dubur ditonton dan disaksikan banyak pihak. Sekali lagi, tujuannya mulia, tapi caranya dinilai kurang pas, karena bisa jadi akan mengarah pada pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Pembobolan kedua adalah yang menimpa nasabah enam bank besar yakni BCA, BNI, BRI, Bank Permata, Bank Mandiri, dan BII. Tentu kalau ditotal nilainya akan sangat besar sekali, karena ditengari masih banyak nasabah yang belum melaporkan kehilangan uang. Modusnya pun canggih, dan Roy Suryo sudah mengeluarkan pernyataan kemungkinan besar pelakunya adalah hacker.

Polri sudah mengendus praktek ini beberapa bulan terakhir. Enam pelaku berhasil diringkus. Salah satu otak pembobolan dana nasabah ini adalah warga negara Rusia. Modusnya mereka memasang chip di ATM untuk memperoleh data nasabah.

Lagi-lagi untuk kasus ini perbankan di Tanah Air sedang diuji. Setelah sebelumnya ditembak dengan kasus Bank Century, di mana justru pengelolanya yang tidak proper dan melarikan dana nasabah, kini sistem keamanan jaringan juga dipertanyakan. Mestinya perbankan mulai melakukan koreksi dan langkah cepat sebelum akhirnya kepercayaan nasabah berkurang pada keamanan sistem perbankan nasional.

Pihak Bank Indonesia dan perbankan harus segera melakukan langkah cepat dan sistematis, agar kasus ini tidak menimbulkan dampak sistemik merosotnya kepercayaan nasabah. Saya kira kasus bobolnya ATM nasabah jauh lebih sistemik dibandingkan dengan kasus Bank Century.

Untuk itu, kita tunggu aja langkah tepat dari masing-masing pihak untuk bisa mengantisipasi dan sekaligus mengejar sang pembobol.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s