Kumbang99 Blog

Just another WordPress.com weblog

Demo 100 Hari SBY-Boediono Bakal Antiklimaks Januari 27, 2010

Filed under: Kumbang News — kumbang99 @ 10:30 am

Demontrasi dalam rangka memperingati 100 hari pemerintahan SBY-Boediono, Kamis (8/1) besok diprediksikan akan berjalan antiklimaks. Bahkan, tak simteris dengan informasi dan klaim yang beredar selama ini dengan menurunkan ribuan massa. Secara politis, demonstrasi itu pula tak bakal menggoyahkan pemerintahan SBY-Boediono. Mengapa demikian?

Setidaknya kondisi ini terekam dengan kondisi pergerakan aktivis termutakhir. Indikasi demontrasi massa mengarah gerakan sosial masih jauh api dari panggang. Alih-alih menggoyahkan pemerintahan SBY-Boediono, demonntrasi 28 Januari diprediksikan akan berjalan landai. “Demonstrasi 28 Januari akan mirip dengan demonstrasi 9 Desember 2009,” prediksi pengamat politik Sukardi Rinakit dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa (26/1).

Situasi demikian, dalam analisis Sukardi, tidak terlepas dua syarat yang tidak terpenuhi dalam aksi-aksi massa terkini. Dukungan dana dari pengusaha dan dukungan dari tentara, menurut Sukardi, absen dalam pergerakan kekinian. “Karena ada dua hal tidak ada sumbangan dana dari pengusaha dan dukungan tentara,” tandas Cak Kardi, demikian ia sering disapa.

Dalam pandangan Cak Kardi, para pengusaha masih gamang, misalnya Boediono diganti oleh figur, dikhawatirkan tak kalah buruk dibanding dengan Boedono. “Kalau misalnya Boediono diganti, nah penggati Boediono ini dikhawatirkan lebih buruk. Ini yang dikhawatirkan pengusaha,” ujarnya.

Sementara dengan kekuatan militer, menurut Cak Kardi, gerakan massa tidak bagus jika tidak mendapat sokongan tentara. Menurut dia, meski kalangan tentara terutama kalangan purnawairawan kurang happy dengan pemerintahan SBY, namun sampai saat ini belum memberikan dukungan atas aksi massa. “Gerakan massa tanpa dukungan militer, juga tidak bagus. Meski, mereka juga tidak senang dengan pemerintahan saat ini,” ujarnya.

Lebih lanjut Cak Kardi menilai, gerakan saat ini tidak akan menjadi letupan seperti aksi reformasi 1998. Menurut Cak Kardi, yang memiliki peran penting dalam perubahan politik nasional akan lebih banyak diperankan oleh para politisi. “Yang paling berperan banyak politisi, apakah pemakzulan atau lanjut. Aktivis ibarat pemompa ban kempes, harapannya politisi untuk dapat menjadi pengontrol rezim,” harapnya.

Oleh karenanya, sambung Cak Kardi, Presiden SBY dan pemerintahannya tidak perlu reaktif dan khawatir dengan aksi-aksi yang muncul termasuk dalam rangka peringatan 100 hari pemerintahan SBY-Boediono.

“Sebemarnya SBY tenang saja, tidak perlu risau. Kekuatan parlemen kan didominasi koalisi. Sedangkan di luar gerakan tidak mendapat dokongan dari pengusaha, termasuk tentara,” ujarnya.

Sementara Gerakan Indonesia Bersih (GIB) mengklaim akan menerjunkan massa sebanyak 20.000. Juru Bicara GIB Adhie Massardi menuturkan angka itu digabiug dengan elemen lainnya yang tidak tergabung dengan GIB. “Kami mencatat dari GIB sebanyak 8.000 orang,” klaimnya. GIB akan memusatkan aksi di depan Istana Merdeka, Jakarta.

Kapolri Bambang Hendarso Danuri berharap aksi 28/1 berjalan tertib dan kondusif. Tidak ada provokasi, hasutan dan anarkis. “Saya mengajak seluruh komponen bangsa, janganlah situasi yang sudah kondusif yang sudah ada dan kita nikmati seperti ini harus dirusak dengan peristiwa sesaat,” katanya.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, Kapolri mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan semua pihak untuk mengamankan acara, agar berlangsung dengan tertib dan damai. Pihak Polda Metro Jaya mencatat aksi massa pada 28 Januari akan dipusatkan di beberapa titik di antaranya Istana Merdeka, Gedung DPR/MPR RI dan Bundaran Hotel Indonesia (HI).

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s