Kumbang99 Blog

Just another WordPress.com weblog

Wanita Cerdas Jadi Bodoh saat Jatuh Cinta Februari 3, 2010

Filed under: Kumbang Zeksualitas — kumbang99 @ 1:51 pm

CINTA tak punya definisi pasti yang disusun dalam sebuah kamus asmara. Saat seseorang jatuh cinta, logikanya menjadi tumpul sementara hati memegang peran kunci dalam menentukan sikap dan keputusannya.

Pernahkah Anda bertanya, mengapa banyak wanita cerdas tiba-tiba menjadi bodoh saat harus memilih pasangan atau menjalin hubungan? Dalam buku “Stupid about Men: 10 Rules for Getting Romance Right”, terapis keluarga dan pernikahan Deborah Dunn memaparkannya untuk Anda, seperti dilansir galtime.com.

Mengapa begitu banyak wanita yang mengagungkan logika, tapi tidak mampu berpikir rasional saat menjalin hubungan dengan seorang pria?

Saya telah memerhatikan tren mengganggu ini dalam praktek terapi saya. Nyatanya, romantisme adalah obat bagi wanita saat penuh tekanan berurusan dengan masalah-masalah sulit dalam hidup mereka, seperti penuaan, keuangan, pekerjaan kantor, anak-anak, dan banyak hal lainnya.

Romantisme adalah obat wanita terhadap masalah tersebut, sangat mirip dengan bagaimana pria menggunakan seks untuk tujuan yang sama. Dengan peningkatan pria kecanduan pornografi dan seks di internet, saya melihat peningkatan signifikan pada wanita terhadap hal-hal paling romantis.

Memang, kita semua menginginkan gelar atau titel pendidikan tertentu, tapi itu bukan tujuan utama dari hubungan jangka panjang.

Apa indikator hubungan jangka panjang yang bisa dilihat?

Statibilitas, persahabatan,membangun rumah dan keluarga, dan perasaan nyaman saat pulang ke rumah usai menangani urusan-urusan duniawi.

Jadi, bagaimana semua itu berhubungan dengan perilaku bodoh wanita?

Perilaku bodoh wanita menurut gambaran saya adalah wanita yang tak bisa berpikir rasional terhadap pria yang bisa jadi tidak sesuai atau berbahaya untuk masa depannya. Sinyal peringatan telah ada, tetapi mereka bahkan membiarkan perasaan romantis semakin tumbuh.

Motivasi mereka cenderung keliru; mereka mencari seseorang yang bisa memberi benteng atau jika mereka terluka dan telah memiliki pengalaman sangat buruk, mereka mencari seseorang yang bisa menyembuhkan lukanya. Jadi, mereka menjalin hubungan dengan harapan tidak realistis terhadap pernikahan atau hubungan jangka panjangnya.

Mereka melihat orang lain untuk menyembuhkan luka ketika seharusnya mendapatkan penyembuhan luka itu dari seorang terapis.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s